ADA-ADA SAJA MUI…

Baru-baru ini, berita tentang MUI yang membuat sejumlah fatwa mengenai Golput, rokok dan olah raga Yoga, membuat saya tersenyum. Bukan karena mendukung ataupun antusias dengan pendapatnya, tetapi lebih cenderung kepada prihatin. Setidaknya, MUI itu majelis yang beranggotakan orang-orang berpandangan luas. Tapi kenapa merangkai semacam fatwa yang membuat orang mengeryitkan dahi lantaran aneh.

Pertama, mengenai Golput yang dinyatakan haram. Kalau dipikir-pikir, yang namanya agama itu tidak bisa dicampur-adukan dengan politik. Mamang agama Islam mengajarkan bahwa kita harus memilih pemimpin yang adil. Tapi dalam hal ini, tentu saja hak semua orang untuk memilih atau pun tidak memilih dalam pemilu nanti. Orang-orang yang tidak ikut memilih mungkin punya alasan tersendiri. Calon-calon yang tidak membaur sehingga sebagian rakyat kecil tidak mengenal, atau mungkin saja beberapa diantaranya berpikir kalau calon wakilnya kebanyakan tidak berbobot. Toh kursi-kursi di DPR sepertinya hanya tempat bagi orang-orang tinggi untuk beristirahat tanpa berbuat banyak. Kenapa juga MUI ikut-ikutan mengeluarkan fatwa haram. Mamangnya sudah kehabisan ide untuk menyatakan fatwa ?

Kedua, tentang rokok yang dinyatakan haram bagi anak-anak dan ibu hamil, sementara yang lainnya dianggap makruh. Pertanyaan saya, kenapa bisa setengah-setengah dalam menyatakan sesuatu ? sungguh aneh memang. Kalau haram ya haram saja, kalau makruh ya makruh saja. Toh kitab suci Al Qur’an juga tidak setengah-setengah dalam mengungkap segala hal yang ada di Bumi. Setidaknya, orang-orang di MUI mempelajari Al Qur’an secara mendalam, bukan anak kecil yang hanya dibaca-baca saja tanpa mengerti isi kandungannya.

Terakhir, berkaitan dengan olah raga Yoga yang juga di fatwakan haram. MUI menjelaskan kalau olahraga Yoga yang mengandung unsur-unsur animisme, atau membaca suatu wejangan-wejangan dalam melakukan setiap gerakannya, itu dianggap haram. Lagi-lagi saya hanya tertawa kecil. Judulnya saja olah raga, kenapa juga di haramkan ? Yang saya tahu, Yoga itu bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, bukan niat menyembah sesuatu atau percaya dengan unsur-unsur gaib. Apa karena gerakannya yang identik dengan petapa-petapa masa lampau yang membuat MUI terlalu cepat memutuskan pendapat? Herannya, apakah MUI terlalu kolot dalam menyikapi suatu hal ?, atau terlalu banyak mengambil kesimpulan dari sudut pandang pribadi.

Ternyata, memang kita tidak bisa percaya begitu saja dengan apapun yang dinilai ‘lebih’ tinggi ilmunya ataupun kekuasaannya. Setiap manusia tentu saja ada kesalahan dan tidak akan selalu benar. Ada baiknya menyimpulkan segala sesuatu dengan akal dan logika. Bukan dengan telinga. Hanya mendengar tanpa melihat lebih dahulu kebenarannya. (cha)

3 Tanggapan so far »

  1. 1

    […] ADA-ADA SAJA MUI… 29 January 2009 by moeslemquwh on Moeslemlove4all’s Blog …  ini, berita tentang MUI yang membuat sejumlah fatwa mengenai Golput , rokok dan olah raga Yoga, membuat saya tersenyum. Bukan karena mendukung … Tags: Islam dan Politik […]

  2. 2

    ali muhdhor said,

    nafsu itu apa ya????

    • 3

      moeslemquwh said,

      nafsu itu sesuatu yang ada dalam diri yang cenderung kepada keinginan kita untuk melakukan atau berbuat sesuatu.. manusia tentu punya nafsu, hanya saja manusia juga memiliki akal untuk mengendalikan nafsu..


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: